Wisata Karst Rammang Rammang

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Rammang rammang

View dari dermaga rammang rammang

Cerita lama sih sebenernya. Ramadhan kemaren. IPEBI (Ikatan Pegawai Bank Indonesia) ada keperluan dengan warga di desa Barua, rammang-rammang. Suami dan pak rahmad kebetulan dapat amanah untuk berkunjung kesana. Yaudin deh cyn, saya dan bocil ikutan aja.  Rammang-rammang ini merupakan salah satu objek wisata di daerah Maros, sekitar 40 km sebelah utara kota Makassar. Dermaga rammang-ramang dapat diakses dengan mudah kok. Kalau menggunakan mobil, bisa berhenti di jembatan menuju pabrik semen bosowa, kemudian jalan kaki beberapa meter saja. Objek wisata alam ini berupa karst atau bukit kapur yang dapat ditelusuri melalui sungai.  Dengan menyewa perahu, kita dapat nyusuri sambil melihat karst yang berjajar disepanjang sungai pute.

Karst di Rammang-Rammang

Karst di Rammang-Rammang

Karst

Melihat karst dengan menggunakan perahu

Ada juga rambu lalu lintasnya

Ada juga rambu lalu lintasnya

Setelah sekitar 30 menit menyusuri sungai pute dengan menggunakan perahu, akhirnya saya dan rombongan sampai di desa barua.

View Desa Barua

View desa Barua

Desa barua ini dikelilingi oleh bukit bukit kapur. Desanya cukup tertinggal dan hanya terdapat 14 rumah. Kata salah seorang warga disini (yang saya sudah lupa namanya), listrik baru masuk ke desa ini sekitar ramadhan tahun lalu. Kata bapak warga desa itu juga, akan diadakan festival rammang-rammang saat full moon yang mengundang gubernur sulawesi sekaligus tamu-tamu lain dan wartawan untuk mempromosikan daerah. Tapi berdasar informasi dari blogger lain yang juga mengunjungi acara ini, konon kabarnya festival itu berakhir dengan sampah berserakan dimana-mana. Sungguh sangat disayangkan 🙁 Masih belum banyak yang peduli untuk menjaga keindahan dan kelestarian alam. Seperti kata pepatah (pepatah bukan sih ya..) “Jangan mengambil apapun, kecuali gambar. Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak kaki.”

Happy Traveling!!
_naya_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.