Review dan Swatch Eyeshadow Wardah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِTumben banget kan saya menulis tentang kosmetik. Yaaaahh sekarang saya sudah mulai ikutan kecentilan seperti emak-emak kekinian. Bermodalkan belajar dari situs komunitas kecantikan lokal dan tutorial dari youtube, mulailah saya mencerburkan diri kedalam dunia makeup. Sebenarnya sih makeup yang saya gunakan masih simple aja kok. Untuk keluar rumah, saya hanya menggunakan sunblock + lipbalm (itupun kalau tidak lupa). Untuk di rumah, saya menggunakan BB cream, eyeliner, eyebrow, dan eyeshadow. Blush on aja yang kadang-kadang dipakai kalau masih sempet.

Wardah, sebagai salah satu brand lokal yang mengusung produk halal menjadi pilihan utama saya dalam menggunakan kosmetik. Selain itu harganya yang cukup terjangkau dan mudah dalam memperolehnya. Produk yang mau saya review kali ini adalah eyeshadow wardah yang saya gunakan sehari-hari (ngga setiap hari ding ).

Pada eyeshadow trionya ini, wardah punya banyak seri, dari seri A-N seri classic, dan seri passionate. Yang saya review dan swatch kali ini ada seri B, seri M, seri G dan seri I. Best sellernya adalah seri B dan seri G. Setiap serinya bisa diperoleh dengan mudah di toko/ supermarket, ataupun online dengan harga sekitar 40 ribu rupiah.

Baca juga review lainnya : The Sewing Book

Packaging

Eyeshadow wardah ini dikemas dalam wadah plastik bening dengan kombinasi plastik warna perak berukuran 6,5cm x 5 cm. Cocok dibawa traveling. Warna eyeshadow yang ada bisa langsung terlihat tanpa harus membuka tutupnya terlebih dahulu. Ini satu poin yang paling saya sukai dari packagingnya. Setiap paletnya terdapat tiga macam warna. Didalam wadahnya sudah diberi aplikator spon dua sisi, yang mana tidak saya pakai. saya lebih suka pakai brush daripada aplikator spons. Dibalik wadahnya sudah ada cermin kecil, yang menurut saya terlalu kecil, sekitar 6 cm x 2,5cm. Ngga kepake hehehe…. Setiap warnanya tidak ada namanya, tapi buat saya ini tidak terlalu penting. Apalah arti sebuah nama pallete eyeshadow.

Yuk langsung lompat ke swatchnya. Ini pakai tangan anak saya yak ehehehe… oh saya pake eye primernya la tullipe….

Seri B

Seri ini cocok buat bikin nuansa pinkish di mata. Warna baby pink dengan sedikit tone ungu, warna merah burgundy dan coklat agak merah ungu (warna yang gimana coba itu?). Semuanya shimer dengan blink-blink berwarna silver. Semuanya pigmented, baik dengan primer ataupun tidak terutama yang warna burgundy itu. Cakep beuts! Paling suka sama pallete seri ini.

Seri G

Konon wardah eyeshadow seri G ini adalah seri paling difavoritkan karena warnanya sangat wearable dan matte semua. Cream muda matte, Coklat susu matte, dan coklat tua matte. Yang warna warna muda, sayangnya kurang pigmented, terutama yang coklat susu. Warnanya mirip banget dengan warna kelopak mata, jadi seperti tidak terlihat. Sedangkan yang coklat tua pigmented banget.

Seri I

Warnah seri I ini warnanya muda semua yah. Coklat muda agak oranye dengan shimmer silver, cream dengan shimmer silver, dan baby pink dengan shimer silver. Untuk warna coklat muda dan baby pink pigmentasinya cukup oke. Yang coklat muda setelah diswatch terlihat seperti warna coral. Sedangkan yang cream kurang pigmented dan jadi seperti warna putih.

Seri M

Untuk tampilan glamour, eyeshadow wardah seri M ini paling cocok. Pallete ini berisi warna gold dengan shimeer gold, warna oranye dengan shimer gold, dan warna hitam dengan shimer silver. Yang warna gold dan oranye pigmentasinya baik dan cukup creamy. Sedangkan yang warna hitam, lebih powdery (meskipun tidak parah kok, masih bisa dimaklumi), kurang pigmented, dan kurang gelap. Harus beberapa kali swatch untuk yang warna hitam ini

Like & Dislike

+Harga murah

+Packaging ringkas, mudah melihat isi dalamnya tanpa perlu membuka

-ada beberapa yang kurang pigmented dan powdery

-kacanya kecil

Repurchase

Untuk eyeshadow wardah seri B dan M, iya. Untuk seri I sepertinya nggak. Seri G? Ummm.. belum tau….

Happy ngelenong dirumah!

_naya_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.