Cemen.

Cemen dalam bahasa jawa (atau bahasa cilacap?) berarti penakut atau tidak punya nyali.

Saya cemen.

Yah, ketika saya melihat orang-orang disekitar saya melakukan perbuatan yang tanpa mereka sadari itu termasuk perjudian, namun saya tidak cukup berani mengingatkan.

Yah, ketika orang disekitar saya shalat dengan bentuk shof yang kurang tepat.

Karena kurang ilmu #manyun

Saya khawatir jangan-jangan pemahaman saya yang salah, jangan-jangan itu perbedaan fiqih, khawatir menyinggung yang lebih sepuh….

Beraninya curhatan di blog saja. Hiks hiks hiks…..

Semoga Allah memberikan saya ilmu dan hikmah, serta memudahkan  lisan saya…

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي  وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي

Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” (QS. Thoha: 25-28)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.