Review Mesin Jahit Juki F300

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ Alhamdulillah wa syukurillah, member alat jahit saya bertambah satu. Udah lama banget sih sebenarnya, udah ada satu tahun yang lalu. Baru sempat saya tulis reviewnya disini sekarang ya memang baru sempatnya sekarang. Barangkali ada yang membutuhkan review mesin jahit portable, semoga informasi yang saya tulis disini bisa membantu dan bermanfaat.

Sebelumnya banyak bercerita, saya beri gambaran terlebih dahulu mengenai gear mesin jahit yang sudah ada sebelumnya. Saya memiliki mesin jahit singer hitam jadul dan sebuah mesin obras singer. Mesin singer hitam ini sangat tangguh menurut saya. Semua bodynya dari besi, jadi kuat dan kokoh untuk menjahit beraneka jenis kain dan ketebalan bahan. Meskipun demikian, singer hitam ini ada keterbatasannya. Mesin ini hanya bisa membuat satu jenis jahitan lurus saja. Ketika saya memerlukan aneka ragam stitch dan pengaturan kecepatan untuk proyek quilt, maka saya merasa membutuhkan mesin lainnya yang spesifikasinya sesuai dengan keperluan saya.

Spesifikasi yang saya inginkan untuk sebuah mesin jahit tambahan diantaranya adalah portabilitas, body kokoh, pengaturan kecepatan menjahit dan jumlah stitch yang memadai (tidak harus banyak, saya rasa aneka ragam stitch tidak akan terlalu dibutuhkan). Saya memiliki preferensi merk janome atau juki. Awalnya saya mengincar janome 4210. Tapi harganya terlalu tinggi untuk saya.

Juki F300

Juki F300

Nah nah…. ketika salah satu online shop quilt sedang ada sale mesin jahit juki, saya mencoba beralih pada juki. Pilihan jatuh pada seri F300. Alasan utamanya adalah seri ini sudah sangat lengkap (lengkap banget malah boleh dibilang), sesuai dengan spek yang saya butuhkan yaitu body kokoh dan pengatur kecepatan. Bonus fitur lainnya adalah knee lifting lever yang bakal sangat membatu proses menjahit quilt. Fitur yang jarang ada pada mesin jahit lainnya, kecuali pada kelas profesional.

Pada juki kelas F, sebenarnya ada beberapa seri yaitu F300, F400, dan f600. Seri F300 ini adalah seri paling cupu. Perbedaan utamanya adalah jumlah stitch, yang mana hal ini tidak terlalu penting bagi saya. Setelah menimbang-nimbang, mencari review, akhirnya saya meminang si juki F300 jadi partner ketiga. .

Baca juga : tutorial membuat dompet kain handmade

Unboxing

Dari pembelian juki F300 ini, saya mendapatkan mesin jahit (tentu saja!!), hard cover untuk penutup – tidak berupa koper namun terbuat dari plastik tebal, kabel power, 6 buah sepatu jahit, obeng kecil, pendedel, beberapa bobbin (saya lupa persisnya, mungkin 4 atau 5), buku manual dan DVD cara penggunaan.

Saya juga membeli tambahan knee lever secara terpisah karena pada seri F300 ini knee lever memang tidak disertakan dalam paket mesin jahitnya. Percuma dong ada feature knee lifting lever tapi ngga ada levernya. Saya lupa persis harganya, kayaknya 200 ribu sekian deh.

Stitch

F300 ini memiliki 106 macam stitch (udah cukup banget kan!) dengan 3 macam font yang ada. Jadi kita bisa menggunakan mesin jahit ini untuk membuat tulisan pada kain. Karena mesin jahit ini termasuk mesin jahit computerized, maka pada setiap pergantian stitch kita tidak perlu mengatur tension jahitan. Meskipun demikian, tension juga bisa diatur secara manual.

Sticth Juki F300

Sticth Juki F300

Daftar nomer stitch tersimpan pada bagian tutup atas mesin jahit, sehingga memudahkan melihat nomernya, dan ngga mungkin terselip hehe. Pengaksesan jenis stitch ini juga sangat mudah, kita cukup memasukkan nomernya pada tombol yang ada di sebelah kanan mesin jahit, lalu menekan tombol OK.

Pengatur Kecepatan

Secara umum, kecepatan mesin jahit bisa diatur dengan seberapa dalam kita menekan pedal kecepatan. Namun ketika kita sedang menjahit free motion, kecepatan yang stabil akan sangat membantu pergerakan kita dalam menggeser kain. Cukuo dengan menggeser pengatur kecepatan, maka sedalam apapun kita menekan pedal, maka kecepatannya akan selalu sama dan stabil. Jika tombol digeser pada posisi kura-kura maka kecepatannya akan paling pelan. Demikian jika digeser pada gambar kancil (atau rusa kah?) maka mesin akan bergerak dengan kecepatan paling tinggi.

Baca juga : belanja kain katun online

Fitur tambahan lainnya

Fitur tambahan lainnya yang saya rasa cukup penting untuk diulas pada review ini diantaranya adalah :

  • pemotong benang otomatis dimana kita cukup menekan tombol bergambar gunting, maka benang akan terpotong persis di akhir jahitan. Hal yang sama juga berlaku jika kita menekan pedal kaki kearah belakang. Karena finishing pemotongan benangnya rapi (tidak ada benang yang menjuntai), maka kita tidak perlu lagi memotong benang pada ujung jahitan.
  • penyimpanan memory pada stitch, terutama pada font sehingga kita bisa menyimpan tulisan ataupun kata tertentu tanpa perlu mengatur kembali urutan huruf-hurufnya.
  • dengan adanya fitur knee lifting maka kita tidak perlu lagi menggerakkan tangan ketika akan menaikkan presser foot. Cukup menggunakan lutut kita untuk menggerakan lever maka presser foot akan terangkat.

Masih banyak fitur-fitur dan spesifikasi lainnya yang belum saya bahas disini, namun secara garis besar, hal-hal yang telah saya sebutkan diatas merupakan fungsi yang saya rasa paling bermanfaat dari sudut pandang saya sebagai pengguna. Untuk fitur lebih lengkapnya, bisa dilihat di situsnya juki ataupun brosur F300

Kesimpulan

Mesin jahit portable dengan spesifikasi yang sangat memuaskan bagi saya. Meskipun harganya cukup tinggi (silahkan googling sendiri yah harganya hehehe) karena serie ini merupakan tipe profesional, namun sebenarnya lebih murah jika dibandingkan mesin merk lain dengan fitur yang mirip-mirip. Sejauh ini tidak ada masalah teknik yang saya rasakan ketika menggunakan mesin jahit ini. Meskipun pada kenyataannya, saya tetap menggunakan mesin jahit singer hitam untuk kerja rodi, ehehe… eman-eman kalau dipaksa kerja keras.

Sekian dulu review saya.. Semoga bermanfaat bagi yang sedang hunting mesin jahit portable..

Happy sewing!
_naya_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.