Lulus Kuesioner Praskrining Perkembangan 36 bulan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Lama ga update blog ini. Sekarang usia si anak shaleh sudah hampir 2,5 tahun. Lebih tepatnya sih 2 tahun 4 bulan. Perkembangannya terus saia pantau melalui KPSP. Setelah checklist di KPSP 30 bulan udah lulus, saya mencoba memberikan stimulasi untuk perkembangannya berdasarkan checklist selanjutnya yaitu KPSP 36 bulan. Alhamdulillah, saat ini sudah lulus juga. KPSP bisa dijadikan alat bantu untuk memamtau perkembangan anak, apakah ada kemampuan yang terlambat berkembang atau tidak. Semakin awal diketahui, kita dapat menstimulasi ataupun melakukan penanganan secepatnya. Berikut ini checklist dan hasil yang diperoleh Hasan berdasarkan KPSP 36 bulan. :

1

Bila diberi pensil, apakah anak mencoret-coret kertas tanpa bantuan/petunjuk? ya

2

Dapatkah anak meletakkan 4 buah kubus satu persatu di atas kubus yang lain tanpa menjatuhkan kubus itu? Kubus yang digunakan ukuran 2.5 – 5 cm.  ya

3

Dapatkah anak menggunakan 2 kata pada saat berbicara seperti “minta minum”; “mau tidur”? “Terimakasih” dan “Dadag” tidak ikut dinilai. ya misalnya “mau minum” atau “bunda minum” dan “ayah pulang” tapi masih sangat sangat minim.

4

Apakah anak dapat menyebut 2 diantara gambar-gambar ini tanpa bantuan? ya, kucing, burung, kuda, anjing

5

Dapatkah anak melempar bola lurus ke arah perut atau dada anda dari jarak 1,5 meter?  ya

6

Ikuti perintah ini dengan seksama. Jangan memberi isyarat dengan telunjuk atau mata pada saat memberikan perintah berikut ini:“Letakkan kertas ini di lantai”.“Letakkan kertas ini di kursi”.“Berikan kertas ini kepada ibu”.Dapatkah anak melaksanakan ketiga perintah tadi? ya. bisa semuanya tapi kadang gak bisa juga (mungkin lagi ga mood)

7

Buat garis lurus ke bawah sepanjang sekurangkurangnya 2.5 cm. Suruh anak menggambar garis lain di samping garis tsb. ya

8

Letakkan selembar kertas seukuran buku di lantai. Apakah anak dapat melompati bagian lebar kertas dengan mengangkat kedua kakinya secara bersamaan tanpa didahului lari? ya. sering

9

Dapatkah anak mengenakan sepatunya sendiri? ya kalau sedang mood

10

Dapatkah anak mengayuh sepeda roda tiga sejauh sedikitnya 3 meter? ya, sudah lebih dari 10 meter

Berdasarkan evaluasi saya pribadi, kemampuan berbicaranya memang cenderung lebih lambat dari pada kemampuan motoriknya – meskipun sudah lolos checklist untuk kemampuan berbicaranya.
Selanjutnya, stimulasi untuk anak seusia hasan saya berikan sesuai umurnya (nyontek dari sini). Beberapa poin yang perlu saia contek sebagai bahan stimulasi adalah  :

  • Mencocokkan gambar dan benda misalnya mencocokkan gambar bola dengan sebuah bola yang sesungguhnya sekaligus menceritakan mengenai bentuknya, gunanya dan sebagainya.
  • Mengenalkan konsep jumlah pada pengelompokan benda dalam jumlah satu-satu, dua, tiga dan sebagainya. Katakan kepada anak anda berapa jumlah benda dalam satu kelompok dan bantu ia menghitungnya (“Ini ada 3 biji kacang, mari kits hitung, satu, dua, tiga”)
  • Menyebut nama lengkap anak
  • Melatih buang air kecil dan besar di kamar mandi (hufftt ini yang masih sussaaahhh)

Segitu dulu ceritanya… Mood menulis sedang tidak terlalu baik. Hanya agar blog ini tidak debuan dan jadi sarang laba-laba.

_naya_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.