Keliling Kebun Raya Bogor

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Alhamdulillah, setelah lebih dari 5 tahun, akhirnya menginjakkan kaki kembali ke Kebun Raya Bogor. Petualangan di Bogor ini sebenarnya bagian dari plan untuk mengikuti kemping homeschool KEMISTRI 2016 di Gunung Pancar, Bogor.

iCUYl84a

Dengan membayar tiket masuk sebesar 15 ribu untuk dewasa dan 10 ribu untuk anak, kita dibebaskan untuk keliling Kebun Raya Bogor. Kali ini keluarga kami ditemani pemandu wisata, Sisi – teman SMA saya yang berdomisili di Bogor berkeliling KRB. Tujuan awal kali yaitu mengajak Hasan dan Ihsan (meskipun sepertinya Ihsan belum mengerti apapun) ke museum zoologi. Ternyata oh ternyata, Hasan kecewa sesampainya disana karena anak sholeh ini berharap bertemu hewan yang hidup – bukan hewan awetan hihihihihiii… Bahkan tulang ikan paus biru yang beessaaarrr sekaalii (kalau tidak salah panjangnya 27 meter) pun tidak membuat Hasan terpesona. Yang dia mau, binatang hidup!!

index

Kerangka ikan paus sepanjang 27 m

 Karena Hasan beneran ngebet untuk melihat hewan hidup, maka kami memutuskan untuk mengajaknya melihat rusa totol yang ada di halaman Istana Bogor. Yang penting hewan hidup kan?? Hahahahaaa.. ternyata anaknya puas juga melihat satu satunya rusa totol yang nampak…. Perjalanan berikutnya kami mengunjungi kolam di tengah KRB. Kolam ini memiliki koleksi teratai raksasa dari sungai amazon. Diameter daunnya sekitar 60 sampai 75 cm. Besar banget, berbeda dengan kebanyakan teratai yang diameter daunnya sekitar 30 cm.

ZZR+Nc5iSetelah makan siang dan shalat, perjalanan kami lanjutkan ke rumah anggrek. Bagian ini yang paling saya tunggu-tunggu. Anggrek di tempat ini dipisahkan menjadi dua, anggrek hybrid dan anggrek spesies. Kebanyakan anggrek hybrid yang dipajang memang sedang berbunga. Tamannya benar-benar tertata dengan rapi dan cantik. Sedangkan ruangan tempat anggrek spesies masih sedikit yang berbunga. Saya mendapati tanaman anggrek hitam kalimantan Coelogyne pandurata disana, meskipun tidak berbunga. Oh iya, ngomong-ngomong soal anggrek, dalam perjalanan menuju rumah anggrek, saya melihat anggrek raksasa Grammathophyllum speciosum blume alias anggrek tebu yang sedang berbunga. Bunganya berjuntai panjang hingga sekitar 1 meter.  Ada 3 batang yang sedang mekar saat itu, dan dugaan saya ada sekitar 50-70 bunga per batangnya. Masya Allah….

anggrek tebu KRB

Grammatophyllum speciosum blume

Untuk yang tidak membawa kendaraan pribadi, Kebun Raya Bogor juga menyediakan mobil yang bisa berkeliling. Tarifnya hanya 15 ribu perorang, plus kita bisa mendapatkan penjelasan mengenai tanaman yang dikoleksi oleh KRB dari mas-mas pengemudi mobil keliling ini. Seharian berkeliling KRBpun rasanya belum puas. Disini saya belum menemukan tanaman yang diameternya besaarrr sekali seperti yang pernah saya lihat dahulu. Disebelah mana ya? Ada yang tau? Terlepas dari sempitnya waktu yang saya gunakan untuk menjelajahi tempat ini, saya merasa sangat puas dan selalu ingin kembali ke sini… apakah ini tanda-tanda abu Hasan akan segera dimutasi ke Jawa? hahahah ngarep.com

_naya_

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *