Wisata Karst Rammang Rammang

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Rammang rammang
View dari dermaga rammang rammang

Cerita lama sih sebenernya. Ramadhan kemaren. IPEBI (Ikatan Pegawai Bank Indonesia) ada keperluan dengan warga di desa Barua, rammang-rammang. Suami dan pak rahmad kebetulan dapat amanah untuk berkunjung kesana. Yaudin deh cyn, saya dan bocil ikutan aja.  Rammang-rammang ini merupakan salah satu objek wisata di daerah Maros, sekitar 40 km sebelah utara kota Makassar. Dermaga rammang-ramang dapat diakses dengan mudah kok. Kalau menggunakan mobil, bisa berhenti di jembatan menuju pabrik semen bosowa, kemudian jalan kaki beberapa meter saja. Objek wisata alam ini berupa karst atau bukit kapur yang dapat ditelusuri melalui sungai.  Dengan menyewa perahu, kita dapat nyusuri sambil melihat karst yang berjajar disepanjang sungai pute. (more…)

Read More

Karena Janji Adalah Hutang

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Unda.. ayo kita masak…bikin kue….”
“Bikin apa, Kak?”
“Aduk-aduk donat..”

Kemudian saya menjanjikan memasak bersama keesokan harinya dengan alasan belum punya tepung terigu protein tinggi. Alasan yang dicari-cari sih, meskipun sebenarnya saya memang tidak punya stok terigu itu. Baru keesokan harinya saya membeli terigu tersebut, sekalian berbelanja kebutuhan bulanan. Sepulang belanja, ternyata saya sudah sangat lelah dan memutuskan untuk menunda memasak bersama. Hasan pun nampak sudah kecapekan.

Bikin donat kentang
Bikin donat kentang

Besoknya lagi, eh eh ternyata tertunda karena ada berbagai kegiatan diluar rumah. Renang lah, bolak balik hotel – rumah karena abu ada acara kantor di hotel, dan lomba 17 agustusan. Sampai akhirnyaaa….. taraaa.. Malam hari ini, si anak shaleh kembali mengungkapkan keinginannya untuk membuat donat. Selain karena memang dirinya suka sekali donat, kami juga sudah lama sekali tidak memasak bersama. Namun saya sudah benar-benar lelah seharian. Saya mencoba ngeles agar bisa membuat donat besok hari saja. Tapi kayaknya keinginannya sudah tidak terbendung lagi…

“Unda sudah janji sama Hasan bikin donat”

Okay okay baiklah. Kali ini saya terpaksa melakukan pencitraan didepan anak agar tetap dianggap ibu yang menepati janji meskipun rasanya punggung ini sudah pengen digeletakin di kasur aja. (more…)

Read More

Bayi Bayi Anggrek

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Sepulangnya dari libur lebaran di jogja kemarin, saya jadi punya piaraan baru lagi.  Bayi-bayi anggrek alias anggrek botolan. Yah, mumpung di jawa. Kapan lagi sih bisa beli taneman cantik dengan harga relatif terjangkau #alasan. Saya membelinya di kapling anggrek mekar lestari. Letaknya ada dijalan kaliurang km 16. Kalau dari perempatan kentungan, terusssss  saja ke arah utara. Setelah melewati kampus UII, kira-kira 1 km, nanti papan penunjuk bertuliskan “anggrek mekar lestari”. Cukup belok kekanan kira-kira 50m, nanti kita akan sampai di lokasinya. Di tempat ini terdapat 4 orang penjual tanaman anggrek yang cukup besar. Tapi nampaknya hanya 3 yang aktif saat ini.

Kavling Anggrek Mekar Lestari Yogyakarta
Kavling Anggrek Mekar Lestari Yogyakarta

Ada dua nursery yang saya masuki. Nusery pertama, jujur saja saya kurang betah berlama-lama melihatnya. Penjualnya kurang ramah menurut saya. Hehehee.. mukanya tidak terlalu senang ketika saya jalan-jalan di bagian tengah dan belakang kebunnya. Dibagian depan memang banyak anggrek yang sudah knop (muncul calon bunga), tapi justru bukan itu yang saya cari. Yang saya cari adalah anggrek yang masih remaja. Kenapa? Alasannya adalah karena  saya akan membawanya dalam perjalanan jauh. Sayang banget kalau calon bunganya patah dalam perjalanan. Alasan lainnya adalah harga. Hihihihiii…. anggrek remaja tentu saja lebih murah daripada anggrek dewasa apalagi yang sudah berbunga. (more…)

Read More

Diary Hidroponik (4) Bagian terakhir : Menanam Lettuce

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Tulisan pertama setelah libur pulang kampung lebaran, dan sekaligus tulisan terakhir dari edisi “diary hidroponik” saya. Bukannya saya tidak mau lagi menulis tentang hidroponik kok, tapi saya rasa cukup sudah pengalaman belajar hidroponik tingkat pemulanya dimana saya sudah merasa cukup paham cara menyemai dan menggunakan sistem wick sebagai sistem hidroponik yang paling sederhana. Tentu saja selanjutnya saya akan tetap menulis mengenai pengalaman saya berhidroponik ria, namun dalam tulisan tunggal / tidak berseri, insya Allah.

Selada hidroponik
Selada hidroponik dengan sistem wick usia 20 HST

Proses penyemaian

Dalam proses penyemaian ini, saya langsung menggunakan media tanam rockwool. rockwoll saya potong ukuran 2×2 cm dan saya buat lubang kecil ditengahnya dengan mengunakan gunting. Benih selada kemudian saya letakkan didalam lubang tersebut. Selanjutnya rockwool saya basahi dengan menggunakan air biasa. Setelah benihnya pecah (muncul “ekor” kecil berwarna putih), rockwool saya basahi dengan air nutrisi hidroponik sebanyak 300 ppm. Benih ini saya letakkan di tempat yang terkena matahari selama 8 jam dibawah naungan paranet agar tidak mengalamai etiolasi. Paranet perlu diberikan karena matahari sangat terik di Makassar.

Pindah tanam ke dalam bak nutrisi

Setelah muncul 2 daun sejati (jadi total ada 4 daun – 2 daun sejati dan 2 daun lembaga), itulah saatnya tanaman dipindahkan ke sistem wick. Berdasarkan pengalaman, waktu yang diperlukan sejak berkecambah hingga muncul 2 daun sejati kira-kira 7-8 hari.

Bak nutrisi sendiri saya beri larutan nutrisi dengan kepekatan 700 ppm. Proses ini saya lakukan kira-kira sehari sebelum saya pulang mudik. Foto selada pada bagian atas tulisan ini adalah saat saya pulang kembali ke makassar sekitar 20HST. Kondisi air nutrisinya hampir habis. Mungkin hal itu termasuk salah satu yang menghambat proses pertumbuhan selada. Saya segera mengisi kembali bak dengan air nutrisi dan pertumbuhaannya kembali cepat. Dalam waktu 5 hari sudah muncul 3 daun selada baru. Tanaman selada ini bisa dipanen pada umur 35 HST atau sekitar 5 hari mendatang. Sungguh tidak sabar rasanya untuk segera mencicipi hasil panen dari kebun sendiri :)

Happy gardening!

_naya_

Read More

Diary Hidroponik (3) : Panen pokchoy

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Alhamdulillah… akhirnya bisa cerita juga di blog ini setelah beberapa lama vacum dari menulis. Desktop saya lagi ngambek nih makanya nggak bisa komputer selama beberapa minggu. Kebetulan ada laptop suami yang nganggur, jadi saya manfaatkan untuk menulis konten disini.

Kalau sebelumnya saya sudah sharing tentang membuat larutan nutrisi, maka kali ini saya mau memamerkan panenan white pokchoy… taraaaaaa.. inilah hasil sayuran hidroponik perdana sayaa,,,


Dari hasil panen pertama ini ada beberapa hal yang perlu diperbaiki kedepannya karena hasil panennya masih kurang maksimal. Yang pertama adalah mengendapkan air sebelum dicampur dengan nutrisi hidroponik karena saya menggunakan air PDAM. Yang kedua, harus menunggu sekitar 14 HST atau benar-benar muncul 2 daun sejati. Sebelumnya memang saya kurang sabaran sehingga memberi air nutrisi ke benih yang baru memiliki satu daun sejati. Hal lain yang perlu dimonitor adalah proses penyemaian benih. Benih harus lebih sering terpapar cahaya matahari sehingga tidak mengalami etiolasi.

Petualangan hidroponik saya tidak hanya sampai disini kok. Saya ingin serius mendalaminya. Saat ini saya sudah membuat instralasi hidroponik system NFT dengan 54 lubang tanam dan sedang menyemai beberapa benih pakchoy, kalian, lettuce dan red lettuce. Kisah selengkapnya tentang instalasi NFT akan saya share di posting berikutnya, Insya Allah…

Happy gardening!
_naya_

Read More

Diary Hidroponik (2) : Membuat larutan nutrisi

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Seperti janji saya di posting sebelumnya mengenai menyemai benih, saya akan melanjutkan catatan belajar hidroponik saya disini.

2015-03-12-10.55.23

Benih pokchoy sudah mulau berkecambah di hari kedua, dan terus tumbuh memanjang. Pada hari ketiga saya sudah mulai menjemur benih pokchoy dibawah sinar matahari pagi agar tidak mengalami etiolasi alias kutilang alias kurus tinggi langing. Sedangkan benih selada yang saya tanam kemaren itu tidak satupun yang tumbuh saudara saudara!! Akhirnya saya menggantinya dengan benih selada dari pack lain dihari ke 7. Benih selada ini baru berkecambah sekitar 3 hari kemudian. Jadi tanaman yang akan saya treatment kali ini hanya tanaman pokchoynya saja.

2015-03-12-10.58.02

Mulanya saya membuat pekatan nutrisi. Seperti kita ketahui, nutrisi untuk hidroponik ada 2 buah yaitu nutrisi A dan nutrisi B. Kedua nutrisi ini tidak boleh langsung dicampurkan dalam keadaan pekat. Sesuai dengan petunjuk yang diberikan penjualnya, nutrisi ini dilarutkan dengan air panas sampai botolnya penuh.

Disini saya menggunakan air mineral (dengan tujuan biar PHnya terjaga. Ini sih sebenarnya sok taunya saya aja) untuk mengencerkan nutrisi yang masih berbentuk kristal (more…)

Read More

Diary Hidroponik (Hari ke-1) : Menyemai Benih

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Cerita-ceritanya saya dan abu lagi tertular demam hidroponik  yang sedang in belakangan ini. Saya sendiri mengenal hidroponik ketika kuliah di jurusan mikrobiologi pertanian  (sebelum akhirnya murtad untuk ambil studi ilmu komputer) namun belum pernah mempraktekannya secara langsung. Ketika kakak ipar saya memamerkan foto hasil panenan hidroponik (dari kebun tetangganya) saya jadi penasaran. Sebelumnya sih saya pernah menanam sayur-sayuran dan tanaman konsumsi lainnya di kebun belakang rumah, namun hasilnya kurang maksimal karena tanahnya keras dan gulmanya banyak. Hanya beberapa tanaman yang masih survive sampai sekarang seperti kunyit, serai, laos, pandan, daun jeruk purut, buah naga (yg sampai sekarang belum juga berbuah), cabai merah dan daun suji. Dengan mencoba metode hidroponik ini saya berharap bisa menaman tanaman sayur lagi tanpa harus mengeluarkan effort yang banyak untuk mencabuti gulma.

Ada beberapa metode hidroponik diantaranya metode sumbu (wick), metode apung, metode NFT, metode aeroponik dan masih ada beberapa lainnya. Saya tidak akan menjelaskan satu persatu metode tersebut disini. Monggo silahkan baca di grup facebook hidroponiku  atau grup Belajar Bareng Hidroponik. Disana bertebaran artikel mengenai hidroponik yang bisa dibaca. Yang saya pilih kali ini adalah metode sumbu. Kenapa? Karena paling mudah dan paling murah 😀 Baru pertama kali mencoba ya pilih yang paling gampang saja dahulu kan?

Untitled
Gambar dari sini

Perlengkapan untuk membuatnya saya beli yang sudah berupa kit. Kit ini harganya sekitar 150 ribuan. Didalamnya terdapat dua buah bak plastik, 1 set nutrisi hidroponik, netpot, sumbu flanel, styrofoam untuk tempat netpot, benih sayuran dan media tanam berupa rockwool. (more…)

Read More

Tips Menata Kain

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Kain yang menumpuk adalah salah satu virus yang menghinggapi crafter seperti saya. Tiap ada lapak yang gelaran kain lucu, pasti jadi tergoda untuk ikutan beli tanpa tau ntr mau dibikin apaan ^^v Kadang sampai malu sendiri sama abu Hasan kalau tumpukannya rada-rada tinggi. Beli iya, dijahit nanti-nanti hihihihii…..

Kain yang menumpuk ini juga menjadi masalah (selain tentunya masalah bagi dompet) tersendiri bagi saya. Kadang saya tidak tau kalau saya sudah punya kain warna tertentu (terutama katun yang polos) sehingga ketika membutuhkan kombinasi warna saya justru membeli lagi di toko kain. Akhirnya saya memutuskan untuk merapikan tumpukan kain yang saya miliki agar lebih well organized  sekaligus enak dilihat. Yang saya butuhkan hanya kerdus bekas. Kerdus ini dipotong sekitar ukuran 30 x 15 cm.

2

Lipat kain hingga lebarnya sekitar 30 cm (sesuaikan dengan ukuran kerdus)

3

Lipat kain agar membalut seluruh bagian kerdus. Sematkan jarum pentul pada bagian ujungnya agar lipatan tidak membuka kembali.

1

Taraaaaaa.. lebih rapi dan lebih mudah diambil kan??

Happy crafting!
_naya_

 

Read More

Belanja Kain Katun Online

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Kain katun sepertinya sudah menjadi must have items yang sering saya beli terkait hobi menjahit. Kali ini saya mau bercerita tentang toko-toko yang menjual kain katun secara online. Beberapa diantaranya telah menjadi langganan tetap saya. Pertimbangannya tentu saja karena motif kainnya yang cantik dan unyu-unyu, sekaligus harganya bersaing dibandingkan toko sejenis. Kalau sudah lihat lapak-lapak kain yang digelar sama penjual kain online ini, dduhhh rasanya pengen beli-beli terus. Untungnya aja saya masih inget dompet yang bakal “sakit” kalau keseringan beli hehehehee…..

Toko Kain Katun

toko Langganan tetap saya. Kebanyakan menjual katun jepang yang bermotif bunga. Selain itu, online shop ini juga menjual katun jepang polkadot, katun jepang motif garis, katun polos ima, katun jepang polos dan beberapa katun lokal. Motifnya paling cocok dengan selera saya. Nilai plus lainnya adalah si ownernya (mbak akhmaisyah) ini juga kasih foto padu-pada antara katun  motif dengan katun polka atau katun garis. Jadi kita tidak perlu bingung-bingung membayangkan kombinasi bahan yang mau dipakai. Selain ramah, online shop ini juga responnya dan kirimnya juga cepat. Nomero uno lah buat saya!! *kasihduajempol

Rumah Katun Babana

1380288_740652929284901_647598118_n

Yang ini online shop langganan saya yang lain. Yang paling saya sukai dari berbelanja disini  adalah diskonnya meski tidak setiap saat juga sih hehehhee… Rumah katun babana ini menyediakan katun polka baik yang jepang maupun yang lokal, katun motif lokal maupun jepang. Belakangan toko ini juga menyediakan kain linen dan canvas. Yang beli disini kayaknya bejibuuunnnn banget. Begitu upload motif kain baru, langsung deh pelanggannya pada booking sana sini. Dalam hitungan sejam udah sold. Rada gak wajar. Harus pantegin terus layar facebook kalau mau kebagian. Mungkin salah satu minusnya adalah pengiriman yang agak lama karena  saking banyaknya customer yang diladeni.

Kainania

 

Kain yang dijual di sini motifnya relatif unik-unik dan jarang ada di online shop lain. Selain menjual kain katun, online shop ini juga menjual kain satin, kain wolvis, kain linen dan kain canvas. Selain harganya oke, ownernya (mbak devi) juga ramah dan mau menjawab kalau kita tanya-tanya. Mungkin salah satu kekurangannya adalah responnya tidak secepat kedua toko diatas, maklum IRT tanpa pembantu katanya. Meskipun begitu, toko ini termasuk recomended kok :)

(more…)

Read More

Ruffle Skirt Unyu Unyu

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

10430499_1039139882768896_597744210513469222_nPengen sekali bikin baju yang lucu-lucu dan yang imut, kasih pita-pita ataupun renda buat anak. Namun berhubung kedua anaknya saya laki-laki semua, ya sudah tentu tidak bakal direalisasikan. Dampaknya, yang mendapat rejeki baju unyu sudah pasti ponakan perempuan saya satu-satunya. Usianya bakal setahun di bulan Maret mendatang. Oleh karena itu saya bikinkan ruffle skirt warna ungu itu. Bahannya dari katun jepang sisa membuat nursing apron yang rencananya akan saya hadiahkan untuk teman saya yang hamil 7 bulan (posting nursing apronnya nanti aja ya, kalau kadonya itu sudah dikasihkan)

Segitu dulu aja deh pamer-pamer hasil karyanya…
See you…

Happy Sewing

_naya_

Read More

Gamis Batik untuk Busui

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

10411963_1035621876454030_4729562163136140677_n

Share karya lagi….

Gamis dari batik jogja (batik cap) yang dibelikan abu Hasan dikombinasikan dengan katun IMA polos dan renda rajut. Motif batiknya cantik dan unik. Warna pink. Abu tau aja selera saya :) Modelnya saya nyontek dari gamisnya tuneeca (gambar dibawah), dengan bagian lengan saya buat berbeda.

image

Gimana? Mirip kan kecuali sizenya badannya. Maklum, body model sama emak2 beranak dua kan laen (alasan!) Hehheeee…

Happy sewing!
_Naya_

Read More

Huruf B untuk Bunga

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Tema belajar minggu ini adalah huruf B. BUNGA…

Dot-a-dot Huruf B dan Bunga

2015-01-16 12.51.07

Lingkaran-lingkaran putih yang ada di worksheet huruf B ini bisa diwarnai dengan spidol, ditaruh pom-pom diatasnya, ditaruh playdough yang dibentuk bulat, atau diletakkan manik-manik/ kancing. Worksheet ini bisa diunduh disini.

Mewarnai hutuf B dan menempel gambar benda berawalan huruf B

2015-01-07 15.28.49

Ada dua lembar worksheet yang saya sediakan. Yang pertama adalah lembar untuk mewarnai huruf B dan yang kedua adalah lembar berisikan benda-benda yang berawalan huruf B seperti boneka, bola, bulan, dan baju. Gunting setiap benda yang ada dilembar kedua ini. Mengguntingnyabisa berbentuk lingkaran atau kotak. Hasan sendiri belum bisa menggunting berbentuk lingkaran, baru bisa lurus saja, jadi hasil akhirnya berbentuk kotak. Gambar yang sudah digunting nantinya akan ditempel disekeliling huruf B yang sudah diwarnai di lembar pertama. (more…)

Read More